Muhammad Junaedi Mahyuddin
-
Refleksi
Apapi lagi, menikahlah!.
Ada masa ketika seorang pemuda sudah tidak lagi bisa disebut “terlalu muda” untuk menikah. Ia telah memiliki pekerjaan, mampu memenuhi…
Read More » -
Refleksi
Pertemuan di Baruga Colliq Pujie
Senin 20 Juli 2026, saya datang ke kampus FSD UNM Parangtambung untuk mendampingi salah satu mahasiswa (UNIMEN) yang akan tampil…
Read More » -
Pengabdian
Muhammad Junaedi Mahyuddin Beri Motivasi di SMPN 1 Tinambung
Universitas Muhammadiyah Enrekang (Unimen) menunjukkan komitmennya dalam mendukung peningkatan mutu pendidikan di tingkat sekolah menengah. Hal ini dibuktikan dengan kehadiran…
Read More » -
Refleksi
Di Antara Kenangan dan Kurikulum: Mengantar Fatih ke Ruang Kelas
Saya mencoba mengingat bagaimana pertama kali masuk SD, namun ternyata saya tidak berhasil mengingatnya dengan jelas. Kenangan saya tentang kelas…
Read More » -
Refleksi
Ketika Panggung Menjadi Ruang Konseling: Membaca “Balada Sumarah” dari Bilik Bimbingan Konseling
Ada momen-momen tertentu dalam hidup seorang pendidik yang tidak direncanakan, namun justru di situlah pelajaran paling dalam datang. Salah satunya…
Read More » -
Refleksi
Inggris Bukan Tempat Penitipan Dendam
Beberapa hari ini linimasa saya penuh oleh orang-orang yang tiba-tiba jadi suporter Inggris. Bukan karena mencintai teh sore atau hujan…
Read More » -
Refleksi
Tanjung Verde mengajarkan arti semangat
Laga itu akhirnya usai di Miami. Argentina menang 3-2, lewat babak tambahan waktu, lewat gol bunuh diri yang menyakitkan di…
Read More » -
Refleksi
Dua Wajah, Satu Cermin
Pagi tadi saya duduk di warung kopi, mendengar dua bapak bahagia karena Portugal, tim kesayangannya di Piala Dunia 2026 menang…
Read More »