Refleksi

Merasa kurang itu menumbuhkan

Ada satu pemandangan yang sering bikin saya malu sendiri. Seorang pemuda tanpa kedua tangan melukis dengan kakinya. Garisnya mantap, warnanya…

Read More »

Belajar Menjadi Sumur

Beberapa pekan terakhir ini saya tertegung menyaksikan mobil silih berganti masuk di halaman Masjid Taqwa Enrekang. Mobil tersebut mengangkut tong…

Read More »

Jaga Matamu, Karena Ia Telah Menuntunmu

Di usia 39 tahun, akhirnya saya duduk di kursi optometris, menatap huruf-huruf yang selama ini saya paksa untuk tetap jelas…

Read More »

Menjaga Streak Api dan FOMO

Di layar ponsel, ada api kecil yang tampak sederhana. Warnanya merah-oranye, menyala di samping nama teman, disertai angka yang terus…

Read More »

Jejak yang Tak Nampak di tanah Bulo

Akhir-akhir ini Kecamatan Bulo seperti menyimpan harapan baru di dalam tanahnya. Banyak orang membuka lahan dan menanam durian. Ada juga…

Read More »

Putih, tak pernah berdiri sendiri

Pernahkah kita memperhatikan warna putih di dalam ruangan yang benar-benar gelap? Di sana, putih seperti kehilangan keistimewaannya. Kain putih, dinding…

Read More »

Catatan Kecil dari Rumah yang Kehilangan Kipas

Belakangan ini, cuaca panas terasa lebih berat dari biasanya. Matahari seperti tidak memberi kesempatan untuk bernapas. Sejak pagi, udara sudah…

Read More »

Apapi lagi, menikahlah!.

Ada masa ketika seorang pemuda sudah tidak lagi bisa disebut “terlalu muda” untuk menikah. Ia telah memiliki pekerjaan, mampu memenuhi…

Read More »

Pertemuan di Baruga Colliq Pujie

Senin 20 Juli 2026, saya datang ke kampus FSD UNM Parangtambung untuk mendampingi salah satu mahasiswa (UNIMEN) yang akan tampil…

Read More »

Di Antara Kenangan dan Kurikulum: Mengantar Fatih ke Ruang Kelas

Saya mencoba mengingat bagaimana pertama kali masuk SD, namun ternyata saya tidak berhasil mengingatnya dengan jelas. Kenangan saya tentang kelas…

Read More »
Back to top button