Tahun: 2026

Refleksi

Ibu di Gerbang Pabrik

Sewaktu saya kuliah S2 di Semarang, antara 2011 hingga 2014, ada satu pemandangan yang setiap pagi dan sore selalu berhasil…

Read More »
Refleksi

Mencari Suara yang Hilang di Tengah Kebisingan

Sore itu, di pinggir Sungai Tinambung, dua orang penikmat musik dekker, duduk sambil memandangi air yang mengalir pelan. Sebenarnya tidak…

Read More »
Refleksi

Pertamax Boleh Mahal, Tapi Mentalmu Jangan Ikut Langka

Ada fenomena menarik yang acap kali bahan bakar naik. Ketika harga bahan bakar naik, Pertamax (kali ini kena batunya). Keluhan…

Read More »
Refleksi

Mental Pengguna Pertamax, seharusnya!.

Hidup di zaman sekarang memang agak unik. Informasi datang lebih cepat daripada kemampuan kita mencerna. Harga kebutuhan naik sebelum gaji…

Read More »
Refleksi

Menghidupkan Cerita, Membiasakan Mendengar

Ada yang menarik dari generasi muda hari ini. Mereka hidup pada zaman yang begitu kaya informasi, namun miskin percakapan. Melalui…

Read More »
Refleksi

Ponsel dan Kemanusiaan Kita

Ada yang lebih menyayat hati dari tenggelamnya Elmi Febrianti di Apparalang hari Ahad kemarin. Bukan ombaknya. Bukan tebingnya. Bukan keindahannya.…

Read More »
Refleksi

Kopi, Nada, dan Orang-Orang yang Hidupnya Adalah Musik

Saya tidak tahu persis jam berapa cerita asyik itu dimulai. Yang saya tahu, saya terlambat datang. Dan seketika kopi saya…

Read More »
Refleksi

Dari Idulfitri ke Iduladha: Perjalanan Manusia Mengelola Diri

Ada yang menarik dari dua hari raya besar dalam Islam: Idulfitri dan Iduladha. Keduanya datang dalam jarak waktu yang tidak…

Read More »
Pengabdian

UNIMEN mengutus mahasiswanya Magang/KKN Internasional Batch VI di Thailand, 3 diantaranya mahasiswa PRODI BK

Universitas Muhammadiyah Enrekang (UNIMEN) kembali menunjukkan komitmennya terhadap internasionalisasi pendidikan. Pada hari Senin, 20 Mei 2024, Program Studi Bimbingan Konseling…

Read More »
Refleksi

Mahasiswa yang lupa berhenti

Dulu, saat surat kelulusan itu datang, rasanya dunia seperti milik kita sendiri. Kita membayangkan diri sebagai intelektual muda yang berjalan…

Read More »
Back to top button